Kelompok BIMASAKTI merupakan satu highlight dalam Fiber Face 2 Yogyakarta 2009—yaitu sorotan khusus kepada suatu kelompok yang diharapkan bisa memberikan informasi memadai kepada publik perihal kelompok yang bersangkutan. Kisah ibu-ibu pembatik di desa Giriloyo, sengaja dipilih untuk melihat bagaimana warisan berharga masa silam, yakni seni batik tulis Jawa, secara turun-temurun dan alamiah telah dilestarikan. Mereka hidup dalam lingkungan perbukitan Imogiri (20 km dari kota Yogya). Dalam koperasi batik yang mereka bentuk dengan nama “Bimasakti” mereka terus membatik diantara kesibukan rural, tanpa terpengaruh trend, dan menggoreskan canting mereka sebagai kegiatan yang “berorientasi bathin” yang penuh dengan kesabaran, ketekunan, dan ketrampilan. Hingga kini, dari tangan-tangan mereka itu kita masih dapat menyaksikan lembar demi lembar batik, yang dianggap paling halus di wilayahnya.
|
|